Sekilas Mengenal Alat Musik Tradisional – Angklung

Sekilas Mengenal Alat Musik Tradisional – Angklung

Angklung umumnya dikenal sebagai alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari Sunda (Jawa Barat). Meskipun demikian, pada perkembangannya angklung juga menyebar ke berbagai daerah lain dan, dipadukan dengan budaya setempat, menghasilkan berbagai variasi angklung yang dikenal saat ini di berbagai daerah di Indonesia.

Angklung adalah alat musik yang terdiri dari tabung-tabung bambu yang disusun dan diikat dengan tali rotan. Mengacu pada sistem klasifikasi Hombostel-Sachs, angklung dapat dikategorikan sebagai idiofon, yaitu instrumen yang menghasilkan suara dengan digetarkan badannya. Angklung yang dibunyikan dengan cara digetarkan, menghasilkan nada-nada tertentu tergantung pada panjang dan diameter batang bambu yang digunakan sebagai bagian getarnya.

 

Sumber : http://annienugraha.com/angklung-dan-saung-angklung-udjo-kekayaan-seni-musik-di-jawa-barat/

 

Satu unit angklung menghasilkan suatu nada tertentu, sehingga untuk memainkan lagu-lagu tradisional diperlukan beberapa unit angklung dengan nada yang berbeda-beda.

Sebagai alat musik tradisional, pada awalnya angklung dibuat menyesuaikan dengan kaidah musik tradisional dalam budaya Sunda. Nada-nada yang dihasilkan oleh angklung adalah nada-nada dalam tangga nada pentatonik, yang memang umum digunakan dalam musik tradisional.

Sekitar tahun 1938, Daeng Soetigna dibantu seorang ahli pembuat angklung bernama Jaya, merancang angklung yang dibuat berdasarkan tangga nada diatonis, yaitu tangga nada yang umum digunakan dalam musik Barat, yang terdiri dari nada-nada utama C-D-E-F-G-A-B dan nada-nada tengahnya.

 

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=EhclBCKz1mg

 

Dengan tangga nada diatonis, maka angklung dapat digunakan untuk memainkan musik dengan nada-nada yang sebelumnya tidak bisa dihasilkan angklung pentatonis.

Jika sebelumnya angklung diperlakukan sebatas sebagai alat musik pengiring dalam sebuah nyanyian, maka dengan angklung diatonisnya, Daeng Soetigna kemudian memperkenalkan susunan ensemble (gabungan) yang terdiri dari banyak angklung dengan tugas berbeda-beda, dimainkan secara teratur bersama-sama. Ada sejumlah angklung yang bertugas sebagai melodi, dan sejumlah angklung yang bertugas sebagai pengiring. Dengan susunan yang diatur secara cermat dan harmonis tersebut, maka sebuah ensemble angklung dapat memainkan segala jenis lagu dengan baik. Bahkan bisa juga dipadukan dengan alat musik tradisional jenis lain, maupun alat musik kontemporer dan modern.

 

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=y2p1pfD4v_c

 

Angklung adalah salah satu alat musik tradisional dari Indonesia yang dikenal di dunia internasional. Bahkan tahun 2010 UNESCO telah menetapkan angklung sebagai warisan budaya tak benda (intangible culturage heritage) asli Indonesia.

 

Sumber gambar utama : https://angklungkita.com/

Bagikan di:

Tinggalkan Balasan